Suara.com - Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pembuat kebijakan di lembaga DPR, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa mengikutsertakan Kabupaten Tasikmalaya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Desember 2015.
Sebab, kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu daerah yang sampai saat ini memiliki calon tunggal dalam Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2015 mendatang.
Uu beranggapan, jika pilkada di Tasikmalaya diundur hingga periode kedua pada 2017 mendatang, maka situasi politik akan berbeda. Terlebih sampai saat ini baru dirinya yang maju mencalonkan sebagai Bupati Tasikmalaya kembali. Dia juga menilai apabila diundur terus oleh KPU maka belum tentu ada peserta calon yang ingin mendaftar.
"Saya nggak tahu kenapa partai-partai lain tidak mengajukan calon. Tapi survei terakhir popularitas saya 93 persen, elektabilitas di atas 70 persen," kata Uu di acara diskusi Retaknya Pilkada Serentak di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2015).
Untuk diketahui, tujuh kabupaten/kota yang memiliki calon tunggal dan akan dibuka pendaftaran kembali adalah Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kota Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Blitar (Jawa Timur), Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Kota Mataram (NTB), Kota Samarinda (Kalimantan Timur), serta Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT).
Tujuh daerah yang memiliki calon tunggal tersebut, KPU berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu membuka kembali pendaftaran bakal calon pemimpin daerah mulai 9-11 Agustus 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG