Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa HUT RI tahun ini sangat berbeda dan istimewa dari tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut lantaran, jika dijumlahkan dari tanggan, bulan dan tahun jumlahnya pas dengan usia Indonesia.
"Ya ini beda dari tahun yang dulu-dulu. Coba kalau kita jumlahkan tanggal 17 ditambah bulan delapan, ditambah sama tahunnya 45 jumlahnya 70. Makanya saya sebut ini sangat istimewa," kata Ahok di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Minggu (16/8/2015).
Selain itu, lanjut Ahok perayaan ulang tahun Indonesia tahun ini dirayakan dengan sangat meriah. Seperti napak tilas, menggowes sepeda bersama Komunitas Sepeda Indonesia berkeliling tempat-tempat bersejarah di Jakarta.
"Iya ini harus meriah ya karena ini HUT RI yang istimewa. Saya juga minta Mas Djarot untuk membuat perayaan ini meriah," kata Ahok.
Ahok menjelaskan, kegiatan napak tilas ini sebagai momentum yang baik untuk mengajak para anak muda untuk tidak melupakan sejarah.
"Bung Karno aja bilang kan 'Jas Merah' jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Ini sebagai landasan kita untuk menjadi bangsa dan negara yang lebih maju. Kalau enggak mau maju dan mendalami sejarah, mending bubaran aja," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura