Suara.com - Hari ini, Senin (24/8/2015), KPU akan verifikasi terhadap 262 daerah peserta pilkada serentak 9 Desember 2015. Ada 78 daerah yang hanya diikuti oleh dua pasangan calon dan kalau ada yang gagal lolos verifikasi, berarti tinggal sepasang calon.
Kalau itu sampai terjadi, apa langkah DPR?
"Tentu nanti kita akan diskusikan dulu dengan Presiden, bagaimana yang terbaik mengatasi itu semua," kata Ketua DPR Setya Novanto di DPR.
Setya menambahkan hasil diskusi dengan Presiden nanti akan melahirkan kebijakan terkait apakah perlu atau tidak peraturan pengganti undang-undang tentang pilkada diterbitkan.
"Secepatnya, nanti KPU akan kita undang untuk memberikan evaluasi," kata anggota Fraksi Golkar.
Setya menambahkan Presiden Jokowi sejak awal sepakat untuk memberikan kesempatan kepada KPU menangani masalah calon tunggal yaitu dengan memperpanjang waktu pendaftaran.
"Kesepakatan kita dengan Presiden waktu terakhir rapat di Bogor, memberikan kesempatan KPU (untuk pilkada serentak 2014)," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC