Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya F. Henry Bambang Soelistyo langsung terbang ke Sulawesi Selatan terkait peristiwa pesawat jenis Twin Otter milik perusahaan Aviastar rute Masamba - Makassar yang hilang kontak, Jumat (2/10/2015).
"Malam ini saya berangkat ke Masamba, Makassar," kata Soelistyo kepada Suara.com.
Pada saat bersamaan Soelistyo juga menggerakkan satu tim SAR di Pos Sar Bone, Sulawesi Selatan. Pencarian dibantu oleh Polri dan TNI.
Pesawat rute Masamba-Makassar dinyatakan hilang pada pukul 14.36 WITA. Pesawat terbang itu adalah pesawat terbang turboprop de Havilland Canada 6 Twin Otter.
Pesawat tersebut terbang dari Masamba pukul 14.29 WITA dan seharusnya sampai Makassar pukul 15.39 WITA.
Di pesawat tersebut ada sepuluh orang yang terdiri dari tiga dan tujuh penumpang.
Ketiga kru yaitu pilot Iriafriadi, kopilot Yudhistira, dan teknisi Soekris W. Sedangkan lima penumpang, meliputi Nurul Fatin, Lisa, Riza Arman, Sakhi Arqam, M. Natsir, dan dua bayi, Afif serta Raya.
Tag
Berita Terkait
-
Begini Cara Basarnas Cari Aviastar yang Hilang Kontak di Makassar
-
Belum Ada Bandara yang Lapor Pendaratan Darurat Pesawat Aviastar
-
Belum Bisa Dipastikan Kenapa Pesawat Aviastar Bisa Hilang Kontak
-
Pesawat Aviastar Hilang Kontak Jam 14.36 WITA, Masih Dicari
-
Pesawat Aviastar Isi 10 Orang Rute Masamba-Makassar Hilang Kontak
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar