Suara.com - Empat pesawat Sukhoi SU-27/30 milik TNI Angkatan Udara melakukan latihan tempur di kawasan Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu (3/9/2015). Aksi pertempuran udara itu dilakukan dalam rangka gladi bersih peringatan HUT TNI ke-70 yang akan dilaksanakan pada Senin (5/10/2015).
Pengamatan suara.com di lokasi, empat pesawat tempur angkatan udara pabrikan Rusia itu melakukan aksi seolah-olah menggempur serangan pesawat musuh dengan jarak dekat yang hendak menduduki kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesawat musuh ditembak dengan peluru kendali hingga hancur lebur.
Getaran dan dentuman peluru kendali Sukhoi dari skuadron Pangkalan Udara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, terdengar begitu keras di kawasan dermaga, disusul oleh getaran dan dentuman dua pesawat tempur F-16 buatan Amerika Serikat.
Gladi bersih demonstrasi matra TNI ini ditinjau langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi para Kepala Staf Angkatan, di antaranya Kasad Jenderal Mulyono, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Kasal Laksamana Ade Supandi.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh ratusan warga sekitar. Mereka tampak antusias menyaksikan parade, defile hingga demonstrasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi