News / Internasional
Sabtu, 10 Oktober 2015 | 06:21 WIB
Pengungsi Suriah tiba di Yunani. (Reuters)

Suara.com - Korban perang di Suriah tidak hanya lari dari jalur laut untuk mengungsi ke Eropa. Mereka juga menggunakan jalur darat yang tak mungkin dilewati oleh manusia biasa.

Kisah pelarian warga Suriah dari perang itu muncul di Norwegia saat aparat keamanan sana menyita ratusan sepeda yang dikendarai para pengungsi. Kebanyakan mereka membawa keluarga.

Salah satu warga Suriah yang bercerita soal perjalanan 'ekstrem' itu adalah Yasir Arslanuk. Yasir seorang insinyur berusia 55 tahun. Dia naik sepeda bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Yasir cerita selama perjalanan dia diterpa salju dan berhadapan dengan suhu di bawah nol derajat. Bagaimana tidak, dia melintasi Rusia dan Norwegia untuk ke Eropa. Mereka melewati jalur Arktik di Kutub Utara sejauh 250 mil.

"lebih baik daripada pergi melalui laut," kata Yasir.

Pengungsi yang melakukan perjalanan sepeda bersama Yasir ada 200 lebih orang lainnya. Saat ini mereka 'ditahan' kepolisian Storskog.

Kepala Kepolisian yang bertugas di perbatasan Norwegia itu, Stein Kristian Hansen mengatakan kebanyakan pengungsi minim berpakaian hangat. Selama perjalanan mereka tidak dilengkapi standar keamanan.

"Perhentian berikutnya adalah Kutub Utara," kata Hansen. (NYTimes)

Tag

Load More