Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2015 juga melanjutkan menandatangani prasasti Taman makam Pahlawan yang ada di Perintis Kemerdekaan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
"Kita mengucap syukur tandatangan prasasti taman makam perintis kemerdekaan (bisa dilakukan)," kata Ahok di Lapangan Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).
Ahok berharap ke depannya DKI memiliki taman makam pahlawan sendiri. Hal itu bertujuan untuk menghormati jasa pahlawan yang telah berjasa banyak untuk Ibu Kota.
"Saya berharap Jakarta punya taman makam pahlawan ke depannya. Ini jadi PR untuk kita," jelas Ahok.
Dalam kesempatan ini Ahok juga memberi hadiah kepada pemenang lomba rumah bersih antar kelurahan di Jakarta. Sedikitnya ada 6 rumah yang menang dari 265 kelurahan yang telah diseleksi.
"Ada 6 perwakilan dari kabupaten terpilih seleksi rumah bersih di RT masing-masing. Diberi kenang-kenangan TV 24 inci. Pemenang lomba diikuti seluruh kelurahan, hanya 2 kelurahan di kawasan elite tidak diseleksi lagi, yang diseleksi hanya 265 kelurahan," kata Ahok
Berita Terkait
-
Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan
-
Dianggap Mitos hingga Diakui Pahlawan Nasional: Siapakah Ratu Kalinyamat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar