Suara.com - Dua warga Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal dunia setelah bersama teman-temanya mengonsumsi minuman keras oplosan.
"Korban meninggal dunia di rumah dan di rumah sakit," kata Kepala Polsek Cihideung Kompol Gandi Jukardi melalui telepon seluler, Sabtu (21/11/2015).
Ia menyebutkan dua korban warga Jalan Sukalaya, Cihideung tersebut inisial AI (50) meninggal dunia di rumahnya, Sabtu dini hari dan KA (26) meninggal setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit, Sabtu siang.
Korban, kata Gandi, dilaporkan mengonsumsi minuman keras jenis Crystal yang dicampur dengan bir dan minuman rasa jeruk bersama tiga teman lainnya, Jumat (20/11) dini hari.
"Keesokan harinya korban mulai merasakan gejala seperti mual dan muntah," katanya.
Sedangkan tiga teman korban lainnya, kata dia, dibawa ke Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepolisian, lanjut dia, sementara sedang mengumpulkan bukti dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kasus kematian warga tersebut.
"Kami sudah kumpulkan bukti-bukti berikut mencari minuman sisa dan muntahan korban untuk mengetahui penyebabnya," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi