Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menunggu laporan tertulis dari KPU Provinsi Sulawesi Utara, terkait lolosnya pasangan Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Sebelumnya pasangan ini telah dinyatakan gugur.
"Sebenarnya, kami juga terkejut bahwa KPU Manado berubah sikapnya dengan meloloskan Jimmy Rimba atau memutuskan untuk membuatnya kembali memenuhi syarat," kata Hadar di Blitar, Senin (23/11/2015).
Hal tersebut ia sampaikan di sela-sela kunjungan kerjanya dalam rangka simulasi pemilihan bupati dan wakil bupati dengan satu pasangan calon di TPS 03, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Blitar, Jawa Timur.
Hadar menyatakan pihaknya meminta KPU Provinsi untuk mengecek dan meminta klarifikasi terkait lolosnya kembali pasangan yang diusung Partai Golkar dan PAN tersebut.
"Hasil klarifikasi itu yang kami tunggu sekarang. Kemudian kami akan melihatnya serta kami bahas dan berikan arahan selanjutnya," kata Hadar.
Pada dasarnya, kata Hadar, pihaknya berpandangan bahwa seseorang yang mempunyai status pembebasan bersyarat tersebut belum murni bebas, seharusnya tidak bisa menjadi peserta pemilihan.
Ia menambahkan bahwa dalam proses pilkada yang mempunyai otoritas dan menentukan bagaimana penyelenggaraan itu bisa dilaksanakan adalah KPU setempat.
"Jadi, kami ini lebih memberikan arahan kalau terjadi kekeliruan atau koreksi," katanya.
Sebelumnya, KPU Manado pada Kamis (19/11/2015) meloloskan kembali pasangan Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud setelah sebelumnya sempat digugurkan karena tidak memenuhi syarat akibat berlawanan hukum terkait status Jimmy Rimba yang masih dalam pembebasan bersyarat. (Antara)
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat