Suara.com - Sekitar 1.500 pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di Ibu Kota Jakarta mengikuti acara Pekan Keselamatan Nasional tahun 2015 dengan tema Save Kids Lives yang diadakan Kementerian Perhubungan di Taman Mini Indonesia Indah TMII, Jakarta, Minggu (13/12/2015).
Dalam sambutan, Direktur Keselamatan Transportasi Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana mengatakan acara ini merupakan bagian dari gerakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan di jalan raya.
"Anak-anak merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap ancaman kecelakaan lalu lintas. Data terakhir WHO menunjukkan di seluruh dunia tercatat lebih dari 186 ribu anak meninggal karena kecelakaan lalu lintas," ujar Cucu.
Cucu menambahkan seharusnya semua stakeholder menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi anak-anak.
"Semua pemangku kepentingan harus peduli terhadap keselamatan lalu lintas terhadap anak," tuturnya.
Acara di TMII ini merupakan rangkaian acara Road Safety Camp yang sebelumnya sudah digelar di berbagai daerah. Daerah yang sudah menyelenggarakannya, antara lain Balikpapan (Kalimantan Timur) , Makassar (Sulawesi Selatan), Lembang, Padang Pariaman (Sumatera Barat).
Acara Puncak Pekan Keselamatan Nasional di TMII dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat