Suara.com - Seorang balita di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tewas akibat terlindas truk pengangkut pakan ternak di jalur alternatif penghubung Kabupaten Ngawi dengan Kabupaten Madiun, di Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Ngawi, Sabtu (2/5/2015).
Korban bernama Fahraza Aqila Permana terlindas truk saat keluarganya akan berlibur ke Magetan. Insiden nahas itu bermula saat bocah empat tahun itu diajak ayahnya, Sumarno, membeli makanan di sebuah warung bakso. Saat sang ayah sedang membayar, Fahraza yang lepas dari pengawasan, berlari ke tengah jalan.
Di saat yang sama dari arah Ngawi melintas truk yang dikemudikan Antonius Fahri, warga Jebres, Surakarta.
"Anaknya berlari menyeberang jalan terus kembali lagi. Saya bingung memprediksi arah larinya hingga tanpa sengaja tertabrak. Saya sudah lemas saat sadar anak itu tertabrak," kata Antonius, yang hendak mengantar pakan ternak ke Madiun.
Kepolisian kini masih menyelidiki kasus kecelakaan lalu lintas tersebut lebih lanjut. Jika terbukti melakukan kelalaian saat berkendara, sopir truk tersebut terancam pidana kurungan penjara.
Adapun keluarga Sumarno, yang merupakan anggota TNI Angkatan Udara yang bertugas di Bandung, Jawa Barat, sedang dalam perjalanan berlibur ke Magetan. Kini jenazah Fahraza telah dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi guna dilakukan proses visum. Selanjutnya, akan diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan