Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, ketinggian semburan asap vulkanik Gunung Bromo sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan.
"Pada Jumat pukul 06.00 - 12.00 WIB, semburan asap vulkanik sempat mengalami penurunan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Jumat.
Tetapi pada pukul 12.00 - 18.00 WIB kepulan asap semakin meningkat hingga 1.200 meter dan seismik tremor amax dominan pada 10 milimeter.
"Selain itu ada hembusan angin ke arah Utara - Timur Laut, sehingga terjadi hujan abu tipis namun tidak berbahaya," katanya.
Pada saat ini, kata dia, Gunung Bromo masih berstatus Siaga atau Level III.
"Pada Jumat - siang hingga petang, cuaca di Bromo dilaporkan cerah hingga mendung, angin tenang dan suhu udara sekitar 14 hingga 19 celcius," katanya.
BNPB, kata dia, terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait penanganan darurat bencana erupsi Gunung Bromo di Povinsi Jawa Timur.
"Koordinasi terus dilakukan terkait penanganan darurat Gunung Bromo," katanya.
Pemantauan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Bromo, tambah dia, juga terus dilakukan.
Dia menambahkan, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik.
"Masyarakat tetap waspada namun jangan panik, ikuti semua petunjuk yang diberikan oleh pihak yang berwenang khususnya terkait radius aman," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing
-
Mobil Pengantar Haji Hantam KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Orang Tewas
-
Baru Kerja 3 Hari dan Dilatih Sehari, Ini Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Maut
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat