Suara.com - Wayan Mirna Salihin sudah seminggu meninggal dunia, diduga karena keracunan es kopi Vietnam di Cafe Olivier, Grand Indonesia. Dan berdasarkan fakta kejadiannya, Mirna pada Rabu (6/1/2016), datang ke restoran tersebut bersama dengan seorang temannya, Hani. Sementara, satu temannya lagi, Jessica datang terlebih dahulu lalu memesan es kopi Vietnam.
Hingga saat ini, polisi masih menetapkan Siska sebagai saksi dalam kasus tersebut bersama dengan Hani.
Suara.com hari ini mendatangi rumah orang tua Mirna, Edhi Darmawan Salihin yang berlokasi di Sunter Garden Blok D Nomor 8, Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (13/1/2016). Namun, kedua orang tua Mirna tidak mau mengomentari sedikit pun terkait kematian Putri mereka tersebut.
Namun, Suara.com mendapatkan informasi dari penjaga rumah orang tuanya. Pria yang bernama Kiwil tersebut mengaku pernah melihat Mirna datang bersama dengan teman perempuannya. Meski begitu, Kiwil mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apakah itu Sisca atau teman Mirna yang lainnya.
"Iya, pernah melihat Mba Mirna datang bersama dengan temannya, tapi saya tidak tahu nama-namanya, orangnya mirip semua," kata Kiwil kepada Suara.com.
Lebih lanjut Kiwil mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu kenal dengan Mirna. Pasalnya, dirinya baru dua bulan bekerja sebagai satpam di depan rumah Mirna. Dia juga mengatakan bahwa, tugasnya hanyalah untuk membuka dan menutup pintu gerbang rumah jika keluarga Mirna mau masuk atau keluar dari rumah.
"Kenal sih kenal, kan saya baru dua bulan kerja di sini. Tugas saya, ya buka pintu kalau ada yang mau masuk, begitu juga kalau mau keluar, dan mereka ada dalam mobil," kata Kiwil.
Sebelumnya diketahui bahwa Jessica adalah teman Mirna. Mirna sendiri diketahui baru saja menjalani bahtera rumah tangga, saat menikah dengan suaminya, Arif Soemarko.
Berita Terkait
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
-
Begini Momen Jessica Wongso Jalani Sidang PK Jilid 2 Kasus Kopi Sianida
-
Jessica Wongso Kerja Apa di Penjara? Ngaku Dapat Fasilitas Khusus Kamar Pekerja selama Ditahan
-
Baru Diungkap, Cerita Jessica Wongso di Balik Ketegarannya Selama Sidang Kasus Kopi Sianida
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!