Suara.com - Seorang karyawan Rumah Makan Garuda, Rudi Efendi (39) warga Jalan Megawati, Kecamatan Medan Area, tewas disambar Kereta Api di perlintasan yang tanpa memiliki plang pengaman di Pasar VII Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (24/1/2016) sore.
Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, AKP Suprihanto ketika dikonfirmasi wartawan,di Medan, Minggu, membenarkan adanya korban tewas tersambar kereta api.
Korban tersebut, menurut dia, nekad menerobos lintasan Kereta Api (KA), yang saat itu tiba-tiba muncul menabrak Rudi Efendi.
"Petugas melakukan sketsa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan korban sudah dibawa pihak keluarganya," ujar AKP Suprihanto.
Informasi diperoleh menyebutkan, saat itu korban menggendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam BK 2065 FS berboncengan dengan rekannya menerobos lintasan kereta api di Jalan Pisang, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Namun, tanpa disadarinya tiba-tiba muncul KA ekonomi jurusan Medan-Rantau Prapat dengan kencang dan langsung menabrak korban, sehingga terseret sejauh lebih kurang 500 meter, serta tewas di TKP.
Sedangkan, rekan korban yang berada di boncengan berhasil menyelamatkan diri dengan cara meloncat dari sepeda motor.
"Korban tersebut, mengetahui ada KA yang datang, tapi tetap saja nekad menerobos lintasan tersebut, dan akhirnya tewas," kata Ikhsan (31) warga setempat.
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) menyebutkan, korban yang disambar KA itu, mengalami luka di bagian kepala dan tubuhnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan