Suara.com - Tempat prostitusi Kalijodo menempati lahan perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Aparat Pemerintah Kota Jakarta Barat, hari ini, mendatangi pemukiman warga Kalijodo di RT 7, RW 10, Angke, Tambora.
Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Denny Ramdany, mengatakan kedatangannya hari ini untuk memberikan surat peringatan pertama atau SP1 kepada warga Kalijodo sebagaimana instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Warga punya waktu tujuh hari untuk membongkar bangunan masing-masing.
"Kami akan memberikan SP 1 terkait rencana Pemprov DKI melakukan penataan di Kalijodo. Dimana waktunya itu adalah 7x24 jam," kata Denny.
Menurut data Pemerintah Jakarta Barat, ada 105 bangunan dan 86 kepala keluarga yang mendiami wilayah RT 7, RW 10.
Sejak ada tawaran menempati rumah susun sebagai ganti bangunan di Kalijodo, kata Denny, sudah ada 18 kepala keluarga yang mendaftar.
"Pemprov DKI kan sudah berjanji akan memberikan rusun bagi warga yang memiliki KTP sini. Total sudah ada 18 KK yang mengajukan hari ini," kata Denny.
Denny mengungkapkan warga yang tinggal di RT 07, RW 10, tidak ada satupun yang memiliki sertifikat tanah.
"Tidak ada satupun warga yang memiliki sertifikat di sini," kata Denny. "Saya optimis semua warga mau, ini kan rencananya ke rusunawa Marunda dan Pulogebang."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan