Ada Penolakan, Warga Kalijodo Akhirnya Pasrah Digusur

Senin, 29 Februari 2016 | 12:59 WIB
Warga kalijodo masih bertahan di pemukiman yang ingin digusur. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Pasukan gabungan dari polisi, TNI dan Satpol PP telah mengevakuasi sebagian warga Kalijodo yang sebelumnya masih bertahan. Mereka sempat menolak digusur.

Kapolsek Penjaringan Ajun Komisaris Besar Ruddy Setiawan mengatakan ada 5 kepala keluarga yang belum mengemaskan barang-barangnya. Setelah dilakukan pendekatan, para warga pun akhirnya mau untuk mengosongkan rumahnya masing-masing

"Ada 5 KK tapi sudah mau selesai. Situasi kondusif atas dukungan masyarakat," kata Ruddy saat ditemui di kawasan Kalijodo, Senin (29/2/2016).

Dikatakan Ruddy, salah satu warga yang akhirnya mau dievakuasi. Petugas, kata Ruddy, memberikan kesempatan warga untuk mengosongkan rumahnya hingga pukul 14.00 WIB nanti.

"Leo jam 2 akan keluar bersama. Tidak ada penolakan. Barang-barang Pak Leo masih ada," kata dia.

Lebih lanjut Ruddy menambahkan jika aparat gabungan siap membantu warga untuk memindahkan barang-barangnya ke luar rumah.

"Kita bantu bawa barang-barang. Kita menawarkan bantuan," kata Ruddy.

Proses pembongkaran bangunan warga di Kalijodo hingga kini masih berlangsung. Sebelumnya ada sebagian warga yang tetap bertahan untuk dievakuasi oleh petugas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com