Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali melaporkan terjadinya musibah tenggelamnya KMP Rafelia 2 di perairan dekat Pelabuhan Ketapang pada Jumat (4/3/2016) sekitar pukul 14.09 Wita.
Sekitar pukul 13.16 Wita, KMP Rafelia berangkat dari Gilimanuk menuju Ketapang. Sekitar pukul 13.52 Wita KMP Rafelia tiba di Pelabuhan Ketapang dan kapal terlihat dalam posisi miring dan tenggelam pada pukul pukul 14.09 Wita.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho kepada Suara.com menjelaskan selain mengangkut orang, kapal juga membawa 27 kendaraan yang terdiri dari empat unit truk pikap, empat unit truk sedang, satu unit truk besar, dan 18 unit tronton.
Sebanyak 71 penumpang telah berhasil dievakuasi ke ruang tunggu ASDP, sedangkan awak kapal belum ditemukan.
Berdasarkan informasi, sampai saat ini ada empat orang yang masih belum ditemukan, yaitu nahkoda bernama Mualim, kemudian seorang ibu beserta seorang anak.
"Upaya pencarian masih terus dilakukan Basarnas, ASDP, Satpol Air, BPBD, TNI, Polri, relawan, dan dibantu masyarakat," kata Sutopo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis