Suara.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) berencana membangun pos-pos terdepan yang mendekati dengan titik potensi bencana di seluruh Indonesia sehingga penanganan kemanusiaannya lebih cepat.
"Kami akan membangung pos untuk mendekati titik-titik potensi bencana," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya FHB Soelistyo saat menghadiri Kejuaraan Berkuda Kabasarnas Cup 2016 di Lapangan Detasemen Kaveleri Berkuda, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu.
Ia menuturkan saat ini Basarnas baru memiliki 34 kantor tersebar di seluruh Indonesia yang siap menjalankan tugas kemanusiaan.
Selain rencana membangun pos, kata dia, akan melakukan strategi pembinaan terhadap masyarakat berupa pelatihan dan cara koordinasi ketika terjadi bencana.
"Agar setiap terjadi sesuatu empat komponen (TNI, Polri, BPBD, dan SAR) yang ada cepat berada di lokasi kejadian," terangnya. (Antara)
Ia mengatakan Indonesia merupakan kawasan yang memiliki berbagai potensi bencana sehingga menjadi perhatian khusus pemerintah.
Setiap pelaksanaan tugasnya, kata dia, Basarnas didukung dengan perlatatan dan teknologi yang memadai untuk melakukan upaya antisipasi dan penanganan ketika terjadi bencana.
"Diperlukan dukungan perlatatan dan teknologi yang memadai untuk mempermudah kinerja," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total