Suara.com - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno menilai, sudah banyak terobosan yang dilakukan selama kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam menciptakan akses yang mudah bagi penyandang disabilitas.
Namun, lanjut dia, masih ada yang harus ditingkatkan misalnya perbaikan trotoar di Ibu Kota. Sandiaga berpendapat, hingga kini belum banyak pedestrian yang ramah terhadap penyandang disabilitas.
"Inisiatif ini harus ditingkatkan karena mereka bagian dari kita. Karena ada 300 ribu penyandang disabilitas," terangnya usai menghadiri acara aksi "Rampok Sampah" bersama Rumah Penyandang Disabilitas Tuna Daksa di Jalan Wijaya Kusuma, Jakarta Selatan, Minggu (13/3/2016).
Menurut Sandiaga, kebanyakan kaum disabilitas mengeluhkan gedung-gedung di Jakarta yang belum bisa memberikan akses khusus bagi mereka.
"Rumah ibadah juga, masuk masjid atau gereja mesti dipapah, ini yang menurut saya pemerintah harus tanggap," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan