Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati [suara.com/Nikolaus Tolen]
Salah satu putra terbaik Indonesia, Rio Haryanto, memulai debut pada ajang balapan Formula 1 di Sirkuit Albert Park Melbourne, Australia, pada Minggu (20/3/2016) mendatang. Bertarung di level tertinggi pada balapan jet darat tersebut, ibunda Rio, Indah Pennywati, meminta Rio untuk tetap fokus.
"Saya hanya minta dia untuk fokus dan terus berdoa saja," kata Indah di gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).
Indah menambahkan sebelum putranya membalap sirkuit di Melbourne, keluarga tidak menggelar acara khusus.
"Saya hanya minta dia untuk fokus dan terus berdoa saja," kata Indah di gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).
Indah menambahkan sebelum putranya membalap sirkuit di Melbourne, keluarga tidak menggelar acara khusus.
Ada banyak alasan sehingga perayaan khusus untuk mengantar Rio ke Australia tidak dilakukan.
"Oh, sudah nggak sempat. Kemarin saja sampai jakarta dari Barcelona, hari ini harus ke Asutralia lagi," kata Indah.
Indah memastikan akan menonton balapan di Melbourne. Dia mengakui ada sedikit rasa khawatir untuk menyaksikan putranya balap dengan pebalap-pebalap terbaik dunia.
"Oh, sudah nggak sempat. Kemarin saja sampai jakarta dari Barcelona, hari ini harus ke Asutralia lagi," kata Indah.
Indah memastikan akan menonton balapan di Melbourne. Dia mengakui ada sedikit rasa khawatir untuk menyaksikan putranya balap dengan pebalap-pebalap terbaik dunia.
"Ya semua orang tahu, kalau anaknya balap dengan kecepatan maksimum 300 km per jam pasti orang tuanya khawatir ya. Jadi balapan di F1 itu tidak hanya bisa nyetir, harus jenius karena di sekitaran stir itu ada 30 buah tombol yang harus di kuasai," kata Indah.
Hari ini, Rio akan berangkat ke Melbourne untuk mengikuti F1 bersama Tim Manor Racing pada Minggu. Sebelum tanggal 20 Maret 2016, Rio akan menjalani latihan selama beberapa hari.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik