Suara.com - Turki kembali diguncang bom, Kamis (31/3/2016). Empat personel kepolisian Turki tewas, sementara empat belas orang lainnya terluka dalam sebuah serangan bom di Diyarbakir, kota yang terletak di Turki bagian tenggara.
Ledakan yang berasal dari bom mobil tersebut mengenai sebuah minibus yang mengangkut pasukan khusus polisi di Diyarbakir. Informasi tersebut disampaikan oleh sumber pasukan keamanan Turki kepada Reuters.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
Diyarbakir adalah kota terbesar di kawasan Turki yang diduduki oleh warga Kurdi. Kawasan ini kerap sekali dilanda pertempuran antara pasukan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan pasukan pemerintah.
Sebelumnya diberitakan, 28 orang tewas terbunuh, sementara 61 lainnya luka-luka setelah sebuah bom mobil yang meledak di ibu kota Turki, Ankara, Rabu 17 Februari 2016 waktu setempat. Mobil meledak di dekat sebuah bus militer dekat markas angkatan bersenjata Turki, gedung parlemen dan kantor pemerintahan lainnya. (Reuters)
Berita Terkait
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Bom Mobil di Suriah Tewaskan 20 Orang, Jadi Serangan Terbesar Sejak Jatuhnya Al-Assad
-
Eks Baret Hijau Bunuh Diri dengan Bom Mobil di Depan Hotel Trump, FBI Temukan Kemiripan dengan Serangan New Orleans
-
Satu Orang Tewas dan 30 Orang Luka-luka Setalah Bom Mobil Meledak di Thailand
-
Bom Mobil di Thailand Tewaskan Satu Orang dan Lukai 30 Lainnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?