Suara.com - Ketua DPR RI Ade Komaruddin menegaskan terus berjuang agar parlemen Indonesia memiliki perpustakaan yang merupakan simbol ilmu pengetahuan terbesar di Asia Tenggara.
"Perpustakaan sangat penting sebagai infrastruktur pemikiran dalam mendorong pemikiran anak bangsa untuk terus maju," kata Ade Komaruddin pada pembukaan "Press Gathering: Sinergi DPR dan Wartawan, Dalam Mensosialisasikan Kebijakan DPR RI" di Bogor, Jumat malam.
Menurut Ade Komaruddin yang akrab di sapa Akom, gagasan pembangunan perpustakaan sangat besar di komplek parlemen, terinspirasi dari pembangunan perpustakaan di parlemen Amerika Serikat yang didirikan pada 1800, pada era Presiden Thomas Jefferson, dan terus berkembang hingga tahun 1951 dan menempati tiga bangunan gedung.
Pada saat itu, kata dia, Amerika Serikat belum semakmur Indonesia saat ini, tapi Pemerintah dan rakyat Amerika bertekad membangun perpustakaan yang hingga saat ini menjadi perpustakaan terbesar di dunia.
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, dalam gagasannya DPR RI akan membangun gedung baru yang akan diisi sebagai perpustakaan dan kantor anggota maupun tenaga ahli anggota DPR RI.
Dalam APBN tahun 2016, kata dia, kebetulan ada anggaran untuk pembangunan gedung.
"Kalau anggaran tersebut direalisasikan untuk membangun gedung baru dan gedung itu dapat dimanfaatkan untuk kantor maupun perpustakaan," katanya.
Akom mengakui, usulan soal pembangunan perpustakaan terbesar di Asia saat ini masih menjadi pro-kontra.
Menurut dia, usulan pembangunan perpustakaan terbesar ini diusulkan oleh sejumlah cendekiawan yang dinilainya sebagai usulan positif. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga