Suara.com - Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, terus matangkan persiapannya jelang turun di seri pertama GP2 Series 2016 di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Mei mendatang.
Pebalap yang tergabung di tim Jagonya Ayam Campos Racing itu kini tengah menjalani tes simulator di Dallara Automobil, Bologna, Italia.
Sean menjelaskan tes simulator ini merupakan salah satu pengalaman yang berharga karena juga sebagai media untuk mengasah kemampuan sebelum turun di kejuaraan yang satu level di bawah ajang Formula 1 itu.
"Tentu ini sebuah pengalaman yang sangat berharga," kata Sean, 19 tahun. "Kesempatan ini juga semakin membuat saya antusias untuk menghadapi balapan perdana di Barcelona nanti. Banyak pelajaran yang bisa kami petik dari uji simulator ini. Rasanya luar biasa."
Dallara Automobil merupakan perusahaan manufaktur sasis mobil yang didirikan oleh desainer Gian Paolo Dallara pada tahun 1972. Perusahaan ini berpengalaman membangun sasis untuk mobil balap, dan berkembang menjadi pemasok sasis untuk beberapa tim balap mobil kursi tunggal, pada ajang GP3, GP2 dan Formula 1.
Dalam uji simulator di markas Dallara, Sean juga ditemani rekan setimnya, Mitch Evans. Keduanya mendapat undangan khusus dari Dallara karena tim Campos Racing sebagai salah satu klien mereka di ajang GP2.
Tes simulator di markas Dallara cukup istimewa karena dilakukan di wind tunnel, sehingga pebalap benar-benar seperti sedang dalam kondisi balapan.
Para pebalap pun harus memakai helm dan baju balap, karena selain merasakan tekanan angin mereka juga akan mengalami guncangan dari mobil simulator yang juga disetel bisa bergerak.
Sean dan Mitch sebenarnya juga selalu mengikuti uji simulator di markas Campos Racing yang berada di Valencia, Spanyol. Namun, mobil simulator yang dipakai hanya statis, tidak ada guncangan ataupun terpaan angin.
Sebelumnya Sean dan Mitch juga telah menambah pengalaman dengan mengikuti ajang balap Le Mans Serie Eropa di Sirkuit Silverstone, Inggris.
Dalam balapan ketahanan selama empat jam itu, Sean dan Mitch, serta rekan mereka, Antonio Giovinazzi, mendapat hasil cukup bagus dengan menempati posisi 5 besar dari 16 pebalap untuk kategori LMP2.
Seperti musim sebelumnya, balapan GP2 musim ini akan berlangsung sebanyak 11 seri. Sebanyak sembilan seri akan digelar di belahan bumi Eropa, sedangkan dua sirkuit lainnya di Asia, yaitu di Malaysia dan Abu Dhabi. (Antara)
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri