Suara.com - Ribuan umat Kristen di Kabupaten Jayapura menggelar ibadah kenaikan Isa Almasih di gereja masing-masing. Mereka khusuk beribadah meski hujan turun sejak Rabu malam hingga Kamis (5/5/2016) pagi ini.
Jalan Raya di Jayapura terpantau lengang. Pertokoan dan sejumlah tempat perbelanjaan pun tak ada yang dibuka pada pagi ini.
Menurut Olin Hamadi, salah seorang jemaat GPdI Elohim Sentani, aktivitas baru akan dimulai setelah para warga selesai melaksanakan ibadah.
"Biasanya nanti jam 13.00 WIT toko-toko baru buka karena prosesi ibadah sudah selesai," katanya yang ditemui hendak beribadah.
Lebih lanjut kata Olin, meskipun ibadah kenaikan Isa Almasih jatuh di hari Kamis, aktivitas secara otomatis terhenti seperti hari Minggu.
Sementara itu, Semuel Daat, salah seorang jemaat GKI Pengharapan Sentani mengatakan pemerintah daerah setempat memang memberikan imbauan bahwa untuk hari ibadah sebaiknya tidak ada aktivitas atau diliburkan.
"Imbauan ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada hari ibadah di wilayah timur Indonesia di mana jemaat dapat lebih khusyuk berdoa," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat