Suara.com - Kelompok militan ISIS mengubur hidup-hidup sekitar 45 anggotanya lantaran melarikan diri dari pertempuran. Pimpinan ISIS di Provinsi Nineveh sebelumnya memerintahkan mereka ikut bertempur dalam perang melawan tentara Bashar al Ashad di wilayah Kirkuk.
"Mereka dikubur hidup-hidup karena kabur saat perang melawan tentara Bashar. Semuanya dikubur dalam satu liang di wilayah Qayyarah, Nineveh," kata seorang sumber seperti dikutip laman Mirror.
"Anggota lain yang berhasil kabur juga di kubur hidup-hidup," lanjutnya.
Menurut si sumber, eksekusi dilakukan setelah pasukan ISIS berhasil dipukul mundur tentara Bashar di wilayah Qasbet Bashir, bagian selatan kota Kirkuk.
Ini bukan pembunuhan keji pertama yang dilakukan ISIS kepada anggotanya. Setelah dibombardir dengan serangan udara oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat, ISIS kocar-kacir dan tak sedikit anggotanya yang melarikan diri.
Sebelumnya, bulan lalu, ISIS dikabarkan memaksa anggotanya masuk ke ruang pendingin mayat dan membiarkannya mati perlahan-lahan karena kedinginan. Setelah itu, jasadnya dibuang ke tengah jalan. (Mirror)
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak