Suara.com - Sebuah mesin di era Perang Dunia II yang biasa digunakan untuk mengirim pesan pribadi antara Hitler dan jenderalnya, dengan mengenkripsi teks biasa menjadi kode rahasia Jerman telah ditemukan di eBay dengan harga 9,5 poundsterling atau sekitar Rp180 ribu.
Relawan dari Museum Nasional Komputer di Bletchey Park, Inggris, menggunakan eBay untuk melacak teleprinter bersejarah.
"Rekan saya memindai eBay dan dia melihat sebuah foto yang tampaknya teleprinter," kata John Wetter, seorang relawan di museum Buckinghamshire.
Dia kemudian pergi ke Southend untuk bertemu langsung dengan penjual alat tersebut yang ternyata disimpan di lantai gudang "dengan sampah di atasnya."
"Kami mengatakan 'Terima kasih banyak, berapa harganya lagi?' Dia mengatakan 9,50 poundsterling, jadi kami mengatakan, ini 10 poundsterling dan simpan kembaliannya," tulis BBC dalam laporannya, mengutip pernyataan Wetter.
Teleprinter, yang menyerupai mesin tik, digunakan untuk memasukkan pesan di kawasan Jerman.
Museum juga baru saja menerima satu pinjaman dari Museum Pasukan Bersenjata Norwegia dan memiliki video yang memperlihatkan bagaimana transmisi rahasia tinggi berjalan.
Ketika relawan mengembalikan teleprinter dari Essex ke museum, mereka menemukan mesin itu dicap dengan nomor resmi tentara Jerman saat perang di masa itu dan cocok dengan satu mesin di Norwegia.
Andy Clark, ketua pengurus di Museum Nasional Komputer, mengatakan bahwa teleprinter ciptaan Lorenz itu lebih besar dibandingkan mesin portabel Enigma yang terkenal.
"Setiap orang tahun Enigma, tapi mesin Lorenz digunakan untuk komunikasi strategis," kata Andy."Ini lebih rumit dibanding mesin Enigma yang setelah perang, mesin dengan gaya yang sama tetap digunakan." (Time of India)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati