Suara.com - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto mengatakan mempermasalahkan lewat jalur apa Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju ke pilkada Jakarta.
"Yang terpenting terus koordinasi sehingga @basuki_btp bisa sah dicalonkan menjadi cagub," tulis Wiranto melalui akun Twitter.
Wiranto mengajak kadernya untuk menyatukan kekuatan dan jangan mau dipecah belah.
"Jadi yg mempermasalahkan bukan kita, tapi yg tdk mendukung dan tdk mengusung. Oleh karenanya satukan kekuatan dan jangan mau dipecahbelah," tulis Wiranto.
Menurut Wiranto, Ahok memiliki banyak kelebihan sebagai seorang pemimpin. Ahok, menurutnya, telah membuktikannya dan itu jadi alasan Hanura mendukung.
"Keunggulan @basuki_btp adalah keberanian, kreativitas dan ketegasan yang sudah ia jalankan selama memimpin Jakarta hingga saat ini," tulis Wiranto.
Surat dukungan Hanura sudah diserahkan kepada Ahok, kemarin.
"Semoga amanat ini bisa dijaga dengan baik. Maju terus sdr @basuki_btp untuk perbaiki Jakarta," tulisnya.
Selain didukung Hanura, Ahok juga didukung Partai Nasional Demokrat dan Partai Golkar. Ketiga partai sudah menyerahkan surat dukungan resmi.
Ahok mengatakan akan bertemu relawan Teman Ahok untuk membicarakan apakah akan tetap maju lewat jalur independen atau berubah lewat partai.
Sementara itu, partai-partai lain, seperti Gerindra dan PDI Perjuangan, saat ini sedang berjuang. Mereka berjuang untuk membangun koalisi sekaligus mencari pasangan calon untuk menghadapi Ahok yang akan maju dengan Heru Budi Hartono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya
-
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI
-
Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak
-
Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim
-
BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak
-
M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!
-
Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan