Suara.com - Wali Kota Metro Ahmad Pairin mendadak pingsan saat menjadi Inspektur Upacara HUT Republik Indonesia ke-71 di Lapangan Tejosari, Rabu.
"Ya, tadi pak Bupati pingsan saat upacara, karena mengalami dehidrasi karena cuacanya cukup panas tadi pagi," kata Ketua DPRD Kota Metro Ana Morinda saat dihubungi di Metro, Rabu petang.
Menurut dia, kondisi terik matahari saat upacara peringatan HUT Ke-71 Kemerdekaan RI di Lapangan Tejosari Metro tadi sangat panas, sehingga membuat pak Pairin dehidrasi dan jatuh pingsan.
"Tapi, sampai tadi kondisinya sudah membaik lagi," ujarnya pula.
Saat kejadian itu, kata dia, petugas langsung membopong dan membawa Wali Kota Metro yang juga mantan Bupati Lampung Tengah itu ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kejadian jatuh pingsan Wali Kota Metro Ahmad Pairin itu, kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial seperti facebook.
Seperti dikutip dalam akun Aditya warga Metro yang bertuliskan "Kasian bapak...ini, mungkin dia lelah. Istirahat sajalah pak," ulas komentar dalam akun tersebut.
Seorang warga Adijaya, Lampung Tengah, Eko, mengatakan, pak Pairin memang sejak menjabat Bupati Lampung Tengah diketahui beberapa kali mengalami kejadian seperti itu.
"Pak Pairin memang sudah sering mengalami pingsan seperti itu, jadi tidak kaget kalau setelah bertugas di Metro juga begitu," katanya pula.
Namun ia berharap agar Wali Kota Metro A Pairin dapat segera pulih dan melanjutkan tugasnya menjadi pemimpin yang baik di daerah tersebut.
Menurut informasi, meskipun Wali Kota Metro itu sempat jatuh pingsan serta membuat heboh peserta yang mengikuti apel HUT Kemerdekaan RI Kota Metro, upacara Detik Detik Proklamasi tetap berlanjut berganti dengan dipimpin Wakil Wali Kota Metro Johan. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
ICW Soroti Pengadaan Merpati Istana Rp305 Juta, Bandingkan Nihilnya Anggaran Bencana
-
Dapat Perlawanan Sengit, Timnas Indonesia Sikat Kazakhstan 3-0
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
Viral Nilai Fantastis Biaya Suvenir HUT RI di Istana Negara? Rp22 atau 34 Miliar
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar