Suara.com - Sebanyak 30 ekor sapi milik Bupati Subang (nonaktif) Ojang Sohandi yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi sudah dilelang. Sapi-sapi yang disita dalam kasus dugaan pencucian uang yang dilakukan Ojang laku keras karena bertepatan dengan momen menjelang Hari Raya Idul Adha.
"Infonya sudah laku. Dilelang tanggal 6 September kemarin," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Informasi KPK Priharsa Nugraha, Jumat (9/9/2016).
Harga sapi per ekor sekitar Rp30 juta. Total uang yang terkumpul dari lelang barang bukti yang mencapai Rp900 juta selanjutnya akan diserahkan ke negara.
Dari 30 ekor sapi milik Ojang, 17 ekor di antaranya jenis Simental dan 13 ekor jenis Limousin. Nilai limit yang ditentukan dalam lelang ini yakni Rp923.254.000.
Lelang dilakukan atas persetujuan Ojang. Dengan catatan, jika nantinya KPK tak dapat membuktikan kasus pencucian uang, uang hasil lelang harus dikembalikan kepada Ojang.
Proses lelang dilakukan melalui prosedur di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Purwakarta, Jawa Barat.
Ojang telah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Bandung, Jawa Barat. Ojang didakwa memberi suap kepada dua jaksa Kejati Jabar Devyanti Rochaeni dan Fahri Nurmallo berkaitan dengan penanganan perkara BPJS Kabupaten Subang tahun 2014 di Pengadilan Tipikor Bandung. Selain itu, Ojang juga didakwa menerima gratifikasi dan pencucian uang.
Sejumlah harta Ojang telah disita terkait kasus ini. Di antaranya 30 ekor sapi serta kendaraan bermotor seperti mobil Jeep Wrangler dan motor trail.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera