Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan sebanyak 95.508 hewan kurban akan dipotong di rumah pemotongan hewan dan masjid-masjid. Hewan kurban dibagikan ke 1.495 lokasi di Jakarta. Djarot nanti akan meninjau tempat pemotongan hewan kurban sehat di kawasan sekolah Al Azhar Sentra Primer, Pulogebang, Jakarta Timur.
"Kami akan meninjau RPH, sementara yang bagus di Masjid Al Azhar. Ini akan kita lihat," ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2016).
"Ini suatu prototype sehingga ke depan bisa kita bangun di beberapa tempat," Djarot menambahkan.
Djarot mengatakan nanti setelah lima kota di Jakarta memiliki tempat pemotongan hewan masing-masing, proses penyembelihan hewan kurban bisa lebih terjaga dari kesehatannya.
"Akhirnya penyembelihan hewan kurban itu bisa betul-betul bersih, pengelolaannya baik. (Daging kurban) akan kami bagikan ke beberapa titik-titik," kata Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar menambahkan puluhan sapi kurban dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) langsung dipotong di rumah pemotongan hewan. Dagingnya kemudian dibagikan kepada warga yang tinggal di rumah susun yang dikelola pemerintah.
"(Hewan kurban) Pak Ahok langsung dipotong di RPH dan nanti akan dibagi di rusun," kata Djarot.
Di hari raya tahun ini, sebanyak 95.508 hewan dipotong. Rinciannya, sapi sebanyak 21.709 ekor, kerbau 248 ekor, kambing 68.737 ekor, dan domba 4.815 ekor.
Tag
Berita Terkait
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya
-
Jangan Salah Beli, Ini Ciri-ciri Hewan yang Tidak Boleh untuk Kurban
-
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu