Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memberi sinyal akan mengusung calon gubernur dan wakil gubernur sendiri di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Keanggotaan dan Organisasi Djarot Saiful Hidayat mengatakan semua proses penjaringan pencalonan sudah dilalui oleh partai.
"Bagaimana keputusan partai masih digodok terus. Kenapa? Karena memang posisi PDIP itu satu-satunya partai yang bisa mengusung calon sendiri," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/9/2016).
"Kita pastikan bahwa PDIP akan mengusung calon sendiri," Djarot menambahkan.
Djarot mengatakan, partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri menyambut baik apabila ada partai politik lain mau bergabung dengan PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta 2017.
"Kalau partai lain bagaimana? Kalau mendukung silakan, sama-sama kita," kata Djarot.
Wakil Gubernur Jakarta ini mengatakan, parpol yang mau bergabung bersama PDIP di pilkada Jakarta harus mempunya visi dan misi untuk mebangun Jakarta lebih baik lima tahun ke depan. Baik dari sisi pembangunan kota maupun dari sisi kesejahteraan warga Jakarta.
"Karena memilih pasangan calon kan bukan orang per orang, tetapi menyatukan dua orang menjadi satu. Sehingga butuh prinsip sejalan, serasi dan seirama," katanya.
Mantan Wali Kota Blitar ini belum mau menerangkan kepada wartawan siapa calon dari PDIP yang akan diusung untuk melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), apabila PDIP benar mengusung calon sendiri di Pilkada Jakarta 2017.
"Tentang nama-nama, kita tunggu saja lah. Sabar," kata Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital