Suara.com - Seorang sopir bus yang tertusuk batang bambu sepanjang satu meter di dadanya dalam sebuah kecelakaan lalu lintas dikabarkan mulai pulih.
Lakshmi Kanta Bhunia, (50), mengalami luka serius saat bus yang ia kemudikan bertabrakan dengan sebuah truk yang mengangkut batang-batang bambu di Digha, Bengal Barat, India.
Batang bambu sepanjang satu meter menembus dada kirinya hingga punggung. Lakshmi dilarikan ke rumah sakit. Tim medis berupaya keras menyelamatkan nyawanya.
Melalui operasi selama tiga jam, tim beranggotakan 12 dokter bedah, perawat dan paramedis akhirnya berhasil mengeluarkan batang bambu tersebut dari dada Lakshmi. Ia amat beruntung karena bambu tersebut tidak mengenai organ vital seperti jantung dan paru-paru.
Yang unik, dokter hanya memberikan anestesi atau bius lokal bagi Lakshmi. Artinya, ia tetap terjaga sepanjang proses pembedahan.
"Lebih dari bedah biasa, tantangan besarnya adalah melakukan prosedur tersebut dengan pasien duduk dan anestesi lokal, karena ia tidak bisa berbaring," ujar salah satu dokter yang merawat Lakshmi Dr. Prokash Sanki.
"Beruntung, bambunya tidak melukai jantung dan paru-paru pasien, namun seluruh prosedur amat kritis karena ada luka besar di lehernya," sambungnya.
Lakshmi kini menjalani proses pemulihan dan dinyatakan bakal bisa pulang dalam waktu dekat. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
Sering Kecelakaan, Legislator PDIP Desak Evaluasi Total Operator KMP Mutiara Sentosa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah