Suara.com - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional, Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan seluruh pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta akan dites rambut dan urine.
Tes narkoba ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh seluruh pasangan calon apabila mau maju di Pilkada Jakarta 2017.
"Tes narkoba yang diambil adalah rambut dan urine. Nanti kita saksikan bersama. Nanti diambil di lab," ujar Slamet di kantor BNN, Jalan M. T. Haryono, Cawang, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2016).
Pilkada Jakarta yang akan berlangsung 15 Februari 2017 akan diikuti oleh tiga pasangan calon. Pasangan pertama, calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, kedua Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, ketiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
Slamet menerangkan saat pasangan calon dites narkoba, yang dipersilahkan masuk adalah perwakilan dari KPUD DKI Jakarta, Bawaslu dan perwakilan masing-masing pemenang pasangan calon.
Tes akan dilakukan di laboratorium narkoba, Badan Narkotika Nasional. Merka terlebih dahulu akan masuk ke dalam loket pendaftaran, setelah itu akan diperiksa oleh tujuh orang petugas BNN.
"Tes rambut dan urine yang diambil karena paling dekat dan panjang. Kan kalau rambut bisa ketahuan 2-3 bulan setelah memakai narkoba, sedangkan urine ketahuan tiga hari," kata Slamet.
Dalam tes narkoba, hasilnya sudah dapat dilihat dalam waktu satu hari. Namun, hasilnya langsung diserahkan kepada KPUD DKI Jakarta.
"Diupayakan 24 jam hasilnya sudah ketahuan. Tapi yang mengumumkan hasilnya KPUD, bukan BNN. Hasilnya diserahkan ke KPUD," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?