Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum mendapat laporan terbaru soal cuplikan tayangan video porno di papan videotron. Meski begitu, Ahok akan menjatuhkan sanksi kepada pihak terkait yang terbukti lalai.
"Pokoknya patokan kami kalau dia (videotron) di jalan umum yang berbahaya bisa roboh, bisa menimpa orang, kita akan bongkar. Apalagi izinnya sudah selesai," ujar Ahok di Lapangan Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).
Ahok menduga ada oknum di Dinas Pelayanan Pajak DKI yang bermain. Sehingga film porno bisa diputar di papan iklan Jalan Iskandarsyah, Jalan Wijaya-Antasari, Kelurahan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016).
"Itu yang saya katakan, ada oknum pajak yang bermain saya kira dengan alasan perkeliruan. Itu yang lagi kita selidiki," kata Ahok.
"Kalau orang nggak ada izin ya jangan terima pajaknya dong. Jangan pakai alasan dia sudah tayang, kita rugi tidak terima pajak. Ya bongkar saja saya bilang," Ahok menambahkan.
Diketahui, videotron itu milik PT. Matapena Komunika Advertama yang disewa PT. Transito. Izin reklame sampai 29 Oktober 2016. Saat ini kasus tersebut ditangani Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Minta Videotron Porno Jangan Dikaitkan dengan Pilgub DKI
-
Bukan Cuma Jakarta, Videotron Porno Pernah Hebohkan 7 Kota Ini
-
Wagub Djarot Curiga Ada Kesengajaan Dalam Kasus Videotron Porno
-
Polda Metro Masih Belum Tetapkan Tersangka Kasus Videotron Porno
-
Sita Perhatian Publik, Polda Metro Usut Tuntas Videotron Porno
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG