Suara.com - Kesunyian dan kesedihan amat terasa di markas pemenangan Hillary Clinton, Javits Center, Midtown Manhattan, New York, Rabu (9/11/2016) dini hari. Satu per satu, pendukung Clinton meninggalkan lokasi menyusul melejitnya perolehan suara Donald Trump.
Memang, Trump belum dinyatakan menang. Namun, bagi banyak pihak, itu hanya masalah waktu saja.
Di sebuah pusat jajanan makanan yang terletak di lantai bawah tanah Javits Center, dua orang perempuan tampak sedang menangis. Di sebuah meja lain, ada dua perempuan lain yang memandang dengan tatapan kosong, memegangi kepala dengan dua tangan mereka.
"Ini aneh," kata Margarita, seorang pegawai negeri yang berada di tempat tersebut.
Margarita khawatir, kemenangan Trump akan membawa era baru di Amerika, bukan hanya dalam bidang politik, namun juga bagi warga yang memilih Trump.
"Hidup kami tidak aman, sebagai seorang lesbian, dan perempuan berkulit berwarna," katanya kepada AFP.
Mayoritas pendukung Clinton menunjukkan rasa terkejut mereka atas kekalahan yang tidak pernah mereka bayangkan sama sekali sebelumnya.
Sebagai informasi, saat ini Trump sudah meraup 266 "electoral vote" dan hanya butuh empat lagi untuk mencapai pada angka 270 dan dinyatakan sebagai pemenang pilpres. Sementara itu, Clinton yang selama ini difavoritkan menjadi pemenang, baru meraih 218 "electoral vote" dan butuh lebih dari 50 lagi untuk menyusul Trump. Jumlah suara yang dihitung saat ini sudah mencapai 85 persen, demikian seperti dikutip dari penghitungan Associated Press. (AFP)
Berita Terkait
-
Donald Trump Tunjuk CEO Grup Jasa Ladang Minyak Jadi Menteri Energi AS
-
"First Buddy": Elon Musk dan Dinasti Trump di Gedung Putih
-
Elon Musk Dituding Rusak Prediksi Pemilu AS oleh "Nostradamus" Politik
-
Donald Trump Mulai Susun Kabinet dan Pilih Pejabat Tinggi Pemerintahan Amerika Serikat
-
Elon Musk Kecam SNL, Sebut Sandiwara Ejekan Trump & Dirinya "Tidak Lucu"
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua
-
Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding
-
3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam
-
KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat
-
Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?
-
Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif