Suara.com - Nekat tampaknya memang tak berbatas. Buktinya di kota Voronezh, Rusia beberapa orang nekat membuat lelucon dengan mengganti bintang kebesaran Soviet dengan Patrick, bintang laut dalam kartun populer Spongebob Squarepants.
Seperti diwartakan CNN, sejumlah orang nekat menggambar wajah Patrick pada bintang Soviet di sebuah gedung di pusat kota Voronezh. Menurut Daily Mail bangunan tua bernama Gedung 48 itu merupakan bangunan bersejarah peninggalan rezim komunis Uni Soviet.
Di puncak gedung itu terdapat sebuah menara yang ujungnya dihiasi ornamen bintang yang diapit dua batang gandung. Ornamen kebanggaan Soviet ini biasa ditemukan di gedung-gedung di negara-negara bekas Soviet, termasuk di Moskwa, ibu kota Rusia.
Gedung 48 sendiri bukanlah bangunan bersejarah, tetapi pernah berfungsi sebagai gudang militer. Polisi lokal mengatakan mereka yakin bahwa aksi orang-orang nekat yang mengubah bintang Soviet menjadi Patrick itu dilakukan pada 25 Oktober malam.
Polisi juga mengatakan telah mulai menggelar penyelidikan pada Jumat (11/11/2016) lalu untuk mencari para pelaku tindakan vandalisme tersebut.
Para pelaku, kata polisi, akan dituntut dengan kejahatan vandalisme dan berisiko dipenjara selama 15 hari. Mereka juga akan dikenakan denda sebesar 1.000 rubel Rusia atau sekitar Rp204.000.
Sementara itu para pejabat lokal mengatakan akan segera mengecat ulang bintang kebesaran Soviet itu. Biaya untuk mengecat ulang monumen itu diperkirakan sekitar 10.000 rubel (sekitar Rp2 juta) dan juga akan dibebankan kepada para perusak tersebut.
Berita Terkait
-
Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar