Suara.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan diberikan waktu libur di 2 Desember 2016 besok. Jumat itu massa anti Basuki Tjahaja Purnama kan berdemo.
Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono takin demo yang digerakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu akan damai.
"2 Desember tidak ada libur, dua Desember tidak terjadi. Tidak ada (soal libur PNS). Ini aksi super damai, semua aktivitas berjalan normal," ujar Sumarsono usai menghadiri apel Nasional Nusantara Bersatu dengan tema 'Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2016).
Tak hanya itu, ia juga memastikan bahwa aktivitas pemerintah dan pelayanan masyarakat, transportasi dan sekolah tetap berjalan seperti biasa.
"Toko, Rumah sakit berjalan normal. Transportasi, sekolah berjalan normal. Rumah sakit 24 jam dan semua fasilitas tetep berjalan normal. Tidak ada instruksi untuk menutup," kata dia.
Sumarsono berharap aksi damai yang dibalut kegiatan keagamaan di Monas berjalan dengan damai. "Insya Allah tidak terjadi apa-apa, semua aktivitas berjalan normal," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi
-
Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas
-
121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online