Suara.com - Panitia Natal di Sukabumi, Jawa Barat mengimbau kepada jemaat yang akan melaksanakan ibadah Misa Natal pada Sabtu, (24/12) malam agar tidak membawa tas ransel atau barang berlebih saat masuk ke gereja.
"Imbauan ini sudah kami sebarkan kepada para jemaat dan agar membawa barang seperlunya saja untuk kebutuhan ibadah," kata Ketua Panitia Natal Gereja Katolik St Joseph Kota Sukabumi, Fransiskus Nanda kepada wartawan di Sukabumi, Sabtu (24/12/2016).
Menurutnya, jumlah jemaat yang akan datang pada Misa dan Merayakan di Gereja St Joseph ini sekitar 1.500 hingga 2 ribu orang. Hingga saat ini, jemaat sudah datang dari berbagai penjuru Sukabumi dan daerah.
Selain itu, untuk pengamanan ini pihaknya sudah menugaskan 60 pemuda gereja untuk membantu aparat keamanan dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi.
Setiap jemaat yang akan masuk ke gereja, pemuda tersebut akan melakukan pemeriksaan disamping pengamanan yang dilakukan oleh polisi. Ini bertujuan untuk menjaga keamanan dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di sisi lain, pada perayaan Natal ini, panitia sudah menyiapkan berbagai acara ibadah seperti nyanyian rohani dan lain-lain. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada petugas keamanan yang melakukan pengamanan.
"Toleransi antarumat beragama di Kota Sukabumi sangat baik, kami saling menghargai kepada umat yang melakukan kewajiban ibadahnya," tambah Nanda. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru