Suara.com - "Kami memberikan dukungan dan siap jadi pemenangan Mas Anies dan Bang Sandi. Terutama untuk pemilih-pemilih muslim yang ada di Jakarta, supaya bersatu dan menggunakan hak pilihnya," kata Ketua Gerakan Muslim Kalimantan Barat Bambang Widianto di rumah Anies Baswedan, Jalan Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).
Bambang mengaku datang ke Jakarta bersama 150 warga Kalimantan Barat. Tujuannya untuk memberikan dukungan kepada Anies-Sandiaga di pilkada Jakarta putaran kedua. Dia menambahkan masih ada ratusan warga kampungnya yang akan menyusul.
"Kami semua dari Kalimantan Barat dan kami biaya sendiri tidak minta bantuan siapapun. Apalagi kepada orang Jakarta, nggaklah. Insya Allah kami muslim yang mapan untuk hidup ya," tutur Bambang.
Bambang mengatakan untuk sementara waktu berada di daerah Condet, Jakarta Timur, sampai hari pencoblosan tanggal 19 April 2017.
"Kami sekarang stay di Condet. Kami numpang. Sebetulnya kemarin kami sudah dapat kontrakan di Kemayoran. Kebetulan ada salah seorang pengusaha biro umrah-haji. Dia anggota kami juga menyediakan tempat untuk kami," kata Bambang.
Dia mengaku akan mendatangi tokoh-tokoh agama Islam, di antaranya pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Bachtiar Nasir serta Ustadz Arifin Ilham.
"Kami datang kemarin. Kami datang ke ulama. Kami juga sudah temui Rizieq. Kami temui Ustadz Arifin Ilham, juga Ustadz Bactiar Nasir. Apapun perintah mereka kami ikut. Sami'na wa ato'na," ujar Bambang.
Meskipun tidak punya hak pilih di Jakarta, Bambang dan teman-temannya siap menjadi relawan untuk membantu Anies-Sandiaga.
"Tidak (tidak ikut nyoblos). Kami jaga TPS. Kami sebagai pemantau nanti di Jakarta ini. Kami bergerak direct selling, mengingatkan masyarakat muslim saja supaya memilih pemimpin yang muslim. Semua umat muslim di Jakarta ini akan kami temui," ujar Bambang.
Bambang menekankan keputusannya ikut meramaikan masa kampanye pilkada Jakarta putaran kedua sama sekali untuk membuat resah.
"Jadi kami juga tidak tinggal diam. Kami akan terus mengingatkan warga muslim Jakarta bahwa Pak Ahok bukan musuh. Dia saudara kita. Yang menjadi musuh kita itu setan yang selalu menggoda kita untuk melawan perintah Tuhan," kata Bambang.
Pilkada Jakarta putaran kedua diikuti dua pasangan calon. Nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat dan nomor urut tiga Anies-Sandiaga.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing
-
Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 6 Rekomendasinya
-
Purbaya Curhat Gagal Beli Harley-Davidson Gegara Gratifikasi
-
War Ticket Upacara 17 Agustus di Istana Baru Dibuka, Antrean Virtual Tembus 4 Jam!
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum