Suara.com - Paus Fransiskus melontarkan pernyataan yang dianggap kontroversial, agar umat Katolik tidak menjadi penganut agama yang "buta" serta tidak menghargai keyakinan keagamaan maupun spiritual lain.
Dalam wawancara Jerman Die Zeit, Kamis (9/3/2017), Paus secara mengejutkan mengakui pernah meragukan keberadaan Tuhan.
Sri Paus, seperti dilansir Telegraph, mengungkapkan keraguannya terhadap eksistensi Tuhan itu menggelayut dalam pikirannya saat jiwanya terasa hampa.
"Ketika dulu jiwaku terasa hampa, aku pernah meragukan keberadaan Yang Agung. Aku hanyalah manusia, dan manusia kodratnya tidaklah sempurna. Seperti manusia lain, aku juga berdosa dan bisa bersalah," tuturnya, rendah hati.
Paus menuturkan, sikap keragu-raguan atas keberadaan Tuhan juga memunyai dampak positif bagi manusia. Sebab, sikap seperti itu justru membuat manusia menjadi lebih dewasa dalam beriman dan beragama.
"Saya pikir, setiap manusia pernah melewati fase seperti itu. Adalah omong kosong kalau ada manusia yang beragama tidak pernah merasakan fase keragu-raguan seperti itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK