Suara.com - Manajemen tim Formula 1, Toro Rosso memastikan jika perekrutan pebalap Indonesia, Sean Gelael sebagai pebalap penguji murni kemampuan. Tim F1 yang bermarkas di Italia itu juga sudah menguji Sean di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Selasa (18/4).
"Proses Sean untuk menjadi pebalap penguji tim kami cukup panjang. Kami menguji dia di simulator. Hasilnya sangat bagus sehingga kami memilih sebagai pebalap penguji," kata bos tim Toro Rosso, Franz Tost di sela pengenalan Sean di Jakarta, Kamis (20/4/2017).
Toro Rosso menguji Sean dengan simulator milik tim Red Bull. Hasilnya dinilai cukup menggembirakan karena hampir sama dengan pebalap lain yang terlebih dahulu berkecimpung di dunia Formula 1. Hal tersebut yang menjadi daya tarik Toro Rosso kepada anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael itu.
Setelah ditetapkan sebagai pebalap penguji Toro Rosso, pebalap berusia 20 tahun langsung mendapatkan kepercayaan untuk mencoba mobil Renault STR 12 di Sirkuit Sakhir, Bahrain atau usai balapan Formula 2 dan Formula 1 digelar.
Sebagai debutan, prestasi Sean Gelael sangat diapresiasi oleh Franz Tost karena langsung mampu beradaptasi dengan baik. Bahkan, selama ujicoba sebanyak 78 lap dihadapkan dengan banyak situasi gimana merasakan terhenti di tengah balapan karena gearboks hingga adu cepat dengan Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel.
Dalam ujicoba ini, Sean juga mendapatkan kesempatan mencoba empat jenis ban sekaligus mulai medium, soft, super soft hingga ultra soft. Catatan waktu yang ditorehkanpun terus mengalami peningkatan mulai satu menit 40 detik hingga satu menit 33 detik.
Hasil tes Sean di Bahrain juga dijelaskan dengan detail oleh Franz Tost di Jakarta. Hal tersebut untuk memperkuat alasan kenapa merekrut anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini menjadi pebalap penguji Toro Rosso.
"Grafik terus menunjukkan peningkatan. Ini menunjukkan jika Sean mempunyai progres yang sangat bagus. Kami sangat mengapresiasi," kata Franz Tost menambahkan.
Setelah Bahrain, Sean Gelael masih diberikan kesempatan untuk mencoba kendaraan yang dipakai oleh Carlos Sainz Jr dan Daniil Kvyat di Budapest Hongaria dan di Abu Dhabi.
Baca Juga: Chelsea dan Spurs Mendominasi Tim PFA Premier League Tahun Ini
Sementara itu, Sean Gelael mengaku bangga diberikan kesempatan untuk menjajal kendaraan Formula 1. Apalagi apa yang diraih membutuhkan kerja keras untuk mencapainya. Pihaknya ingin benar-benar membuktikan jika dirinya mampu menjadi yang terbaik.
"Ini tidak mudah. Makanya saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik," katanya dihadapan Franz Tost.
Dalam pengenal Sean sebagai pebalap penguji Formual 1 Toro Rosso juga diperkenalkan tim Pertamina Arden yang berlomba di Formula 2. Sean Gelael diajang balapan satu level dibawah Formula 1 ini didampingi oleh pebalap asal Prancis, Norman Nato. (Antara)
Berita Terkait
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Sean Gelael Dipastikan Tampil di GT World Challenge Asia 2026 Seri Mandalika
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan