Suara.com - Gubernur Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan mengunjungi korban ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu yang masih dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017), sekitar jam 13.44 WIB.
Ketika baru tiba, Anies tidak bersedia memberikan pernyataan kepada wartawan.
Anies langsung masuk ke dalam rumah sakit, menuju ruang perawatan.
Rumah Sakit Premier Jatinegara merawat empat korban. Tiga di antaranya, siang ini, akan dipindahkan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Umar Shahab meng-update data warga yang terkena dampak dua ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu.
"Dari 16 orang ini, sembilan orang dari anggota kepolisian dan tujuh dari masyarakat sipil," kata Umar dalam konferensi pers di Rumah Sakit Premier Jatinegara.
Umar menambahkan dari sembilan anggota kepolisian, tiga di antaranya meninggal dunia dan enam orang lainnya luka-luka.
"Dua orang (anggota polisi) dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara, empat lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Kramatjati dan Rumah Sakit Polri," katanya.
Sedangkan dari lima warga sipil yang menjadi korban, saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
"Masyarakat sipilnya ada tujuh, dua meninggal (terduga pelaku), tapi identitasnya belum diketahui jadi kami sebut Mr. X satu dan dua. Ini mereka diduga pelaku. Kami masih melakukan proses identifikasi," katanya.
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar