Suara.com - Hari ini, Selasa (6/6/2017), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjenguk korban persekusi, PMA (15), dan keluarganya di Rumah Perlindungan Sosial Anak Bambu Apus, Jakarta Timur.
Saat ini, PMA dan keluarga ditempatkan sementara di PSBR untuk menjalani pendampingan dan trauma healing pasca digeruduk dan dianiaya anggota ormas.
Khofifah pun ambil sikap, mengingat kasus ini merupakan kasus persekusi pertama yang melibatkan anak di bawah umur.
Untuk mempercepat reintegrasi, Kemensos menyiapkan bantuan tempat tinggal, biaya pendidikan keluarga MPA, serta dan terapi psikososial
Bersama Taher Foundation, Khofifah berencana mencover biaya pendidikan dan kontrakan rumah untuk keluarga PMA, paling tidak untuk dua tahun.
Perlu diketahui, ibu PMA adalah seorang janda dengan tujuh anak yang berusia sekolah, dua di antaranya masih balita.
Kemensos juga berkomitmen untuk mendampingi pembuatan akta lahir untuk PMA dan saudara-saudaranya serta KIS, KIP, dan KJS agar mudah mengakses layanan sosial
Mensos Khofifah berpesan kepada para orangtua agar melakukan monitoring dan edukasi media sosial untuk anak-anaknya.
"Mudah2an revolusi digital menggerakkan ibu-ibu untuk mengedukasi dan membimbing anak-anak mereka agar jangan sharing sebelum disaring," kata Khofiffah yang diunggah di Twitter.
Berita Terkait
-
Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah
-
Soal Persekusi Transpuan Bogor, Yusril Tegaskan Perpres 111 Bukan Legitimasi Tindakan Vigilante
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan