Suara.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak menggelar silaturahmi terbuka (open house) Lebaran di kediaman dinasnya. Dia gelar open house di rumah warga yakni seorang nenek berusia 70 tahun di wilayah Pasawahan, Purwakarta, Jabar, Minggu.
"'Open house' itu kan tradisi 'panggede' (petinggi), mereka membuka rumah dinasnya setahun sekali untuk warga, khususnya saat Lebaran," katanya, di Purwakarta, Minggu (25/6/2017).
Ia mengaku rumah dinasnya itu dibuka hampir setiap hari untuk masyarakat. Sehingga pada momentum Lebaran ini, dirinya memilih menggelar "open house" di rumah seorang nenek berusia 70 tahun, Mak Iin.
Open house Idul Fitri digelar usai melaksanakan Shalat Id di halaman Masjid Agung Baing Yusuf, Purwakarta. Usai salat, Dedi langsung meluncur menuju kediaman Mak Iin, di Kampung Krajan, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta.
Sebelum Lebaran, rumah Mak Iin telah diperbaiki dan di cat ulang. Selain itu, diberikan pula modal usaha. Dalam open house itu, bupati melayani satu per satu warga yang ingin bersalaman dengannya dan mengucapkan selamat Idul Fitri.
Ia juga melayani ratusan anak-anak kampung setempat yang meminta uang dalam jumlah kecil (THR). Anak-anak kampung itu diberikan uang pecahan Rp20 ribu.
Usai bersalaman, seluruh warga yang hadir dipersilakan menikmati jajanan khas pedesaan di Purwakarta seperti sate maranggi, mi kocok, bakso, dan es cincau.
Mak Iin mengatakan sekitar tiga hari menjelang Lebaran, rumahnya didatangi beberapa orang, yang merupakan pekerja bangunan yang diperintahkan bupati.
"Tiga hari lalu ada serombongan orang ke sini, bersih-bersih, periksa atap rumah, dan juga rumah Emak ini diperbaiki, sampai rumput kecil juga dibabat. Awalnya, Emak gak tahu mau ada apa, ternyata mau dipakai silaturahmi sama Pak Bupati," katanya. (Antara)
Baca Juga: Takjub, 999 Bedug Menggema di Malam Takbiran Purwakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik