Suara.com - Katarina Fermina Sinaga (68) salah satu guru mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di SD Santo Fransiskus Asisi, menyebut Obama atau Barry merupakan sosok pemimpin yang peduli dengan orang di sekitarnya, seperti Presiden Joko Widodo.
Tak hanya itu, Katarina juga menilai, Obama memiliki kepribadian yang baik dan sederhana.
"Sosoknya seperti Pak Jokowi, dia care untuk dunia. Dia orangnya baik, sederhana. Dia (Obama) nggak neko-neko seperti yang lain," ujar Fermina kepada Suara.com di Kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (2/7/2017).
Dia juga menilai, sosok Obama merupakan sosok pemimpin yang bijak, meski sudah tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat itu.
Maka dari itu, kata Fermina, sikap dan keteladanan Obama sebagai pemimpin patut dicontoh oleh orang Indonesia.
Perempuan asal Sumatera Utara itu juga melihat, sejak duduk di sekolah dasar Santo Fransiskus Asisi, Obama sudah terlihat kepintarannya diantara teman-teman sebayanya.
"Anak (Obama) ini beda dari yang lain, ya kepintaraannya, budi pekertinya, sikapnya, maksudnya dia baik. Dia orangnya mudah menyesuaikan," kata dia.
Untuk diketahui, Obama pernah bersekolah di SD Santo Fransiskus Asisi dan pindah ke SDN 01 Menteng, Besuki.
Obama menghabiskan waktunya di Indonesia sejak 23 Juni 2017 hingga 2 Juli 2017. Selama liburan, Obama dan keluarga berkunjung ke Pulau Dewata, Bali. Kemudian mengunjungi Candi Prambanan, Candi Borobudur. Obama juga sempat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor.
Baca Juga: Warga Jakarta Berhenti Joging Demi Lihat Barack Obama
Selama di Jakarta Obama dan keluarga menginap di Hotel Mandarin Oriental dan sempat menjadi pembicara di acara Kongres Diaspora Indonesia ke 4 di Kota Kasablanka pada 1 Juli 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi