Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]
Polisi tengah melacak dua orang misterius yang meletakkan dua tas di depan mal ITC Depok, Jawa Barat, pada Senin (3/7/2017), pagi.
"Jadi tadi ada laporan masyarakat ke kantor polisi di Depok bahwa ada sebuah tas ransel warna hitam yang ditaruh depan ITC, di trotoar. Dan tentunya, karena ini benda mencurigakan sesuai SOP ya kami lakukan (pengamanan)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.
Keberadaan dua orang tak dikenal tersebut disampaikan oleh dua saksi mata yang diperiksa polisi. Menurut saksi dua orang itu meletakkan tas sekitar pukul 09.16 WIB, lalu pergi begitu saja.
"Saksi melihat pelaku dua orang jalan kaki dari arah ITC membawa tas dua buah tas gendong dan tas baju kemudian naik angkot yang sedang berhenti di pintu masuk terminal," katanya.
Tak banyak yang bisa dikenali dari dua orang misterius tersebut. Saksi hanya mengira-ira tinggi mereka sekitar 165 sentimeter dan kulit berwarna sawo matang.
Salah satu lelaki memiliki rambut panjang yang dikuncir. Dia mengenakan jaket warna hitam dan celana panjang.
Sedangkan satu orang lagi berambut pendek dan mengenakan kaos panjang berwarna hitam dan celana jeans warna biru.
Keterangan aksi akan dicocokkan dengan hasil analisa CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Tetap akan kami lakukan (pemeriksaan CCTV)," kata dia.
Sementara itu, dua buah tas tersebut telah diamankan tim Gegana.
"Jadi tadi ada laporan masyarakat ke kantor polisi di Depok bahwa ada sebuah tas ransel warna hitam yang ditaruh depan ITC, di trotoar. Dan tentunya, karena ini benda mencurigakan sesuai SOP ya kami lakukan (pengamanan)," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.
Keberadaan dua orang tak dikenal tersebut disampaikan oleh dua saksi mata yang diperiksa polisi. Menurut saksi dua orang itu meletakkan tas sekitar pukul 09.16 WIB, lalu pergi begitu saja.
"Saksi melihat pelaku dua orang jalan kaki dari arah ITC membawa tas dua buah tas gendong dan tas baju kemudian naik angkot yang sedang berhenti di pintu masuk terminal," katanya.
Tak banyak yang bisa dikenali dari dua orang misterius tersebut. Saksi hanya mengira-ira tinggi mereka sekitar 165 sentimeter dan kulit berwarna sawo matang.
Salah satu lelaki memiliki rambut panjang yang dikuncir. Dia mengenakan jaket warna hitam dan celana panjang.
Sedangkan satu orang lagi berambut pendek dan mengenakan kaos panjang berwarna hitam dan celana jeans warna biru.
Keterangan aksi akan dicocokkan dengan hasil analisa CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Tetap akan kami lakukan (pemeriksaan CCTV)," kata dia.
Sementara itu, dua buah tas tersebut telah diamankan tim Gegana.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat