-
Pelanggaran Israel di Masjid Al Aqsa berpotensi memicu bentrokan agama dan seruan jihad global.
-
Yordania mendesak intervensi internasional untuk menghentikan ekspansi pemukiman ilegal di Yerusalem Timur.
-
Pangkal utama konflik Timur Tengah adalah perampasan kedaulatan tanah Palestina, bukan perselisihan agama.
Suara.com - Agresi Israel yang terus merambah kawasan Masjid Al Aqsa berisiko memicu ledakan konflik keagamaan berskala global secara masif. Pemerintah Yordania menegaskan bahwa tindakan sepihak tersebut langsung mengancam keselamatan dua miliar umat Muslim di se luruh dunia.
Ancaman eskalasi ini berpotensi menggeser perlawanan politik menjadi aksi pertahanan iman internasional jika situs tersuci ketiga umat Islam terus diganggu. Kondisi tersebut memaksa para pemimpin Arab dan Muslim berkumpul mendadak di Amman guna merumuskan langkah penahanan provokasi.
Pemerintah Yordania menilai tindakan rezim sionis telah melewati batas toleransi diplomasi serta mengancam stabilitas kawasan. Yordania memperingatkan dampak berbahaya yang akan muncul jika provokasi terhadap tempat suci tidak segera dihentikan.
"Pelanggaran Israel terhadap kesucian Masjid Al Aqsa dan upaya merongrong identitasnya dapat mengakibatkan konflik agama yang memicu seruan jihad global untuk mempertahankan satu dari tiga situs tersuci bagi dua miliar umat Muslim," kata Safadi, dikutip dari Sputnik, Kamis (6/8/2026).
Pencegahan dini harus segera dilakukan karena benturan antariman dipastikan tidak akan bisa diredam oleh diplomasi konvensional. Ledakan emosi keagamaan berisiko menyebar cepat tanpa mengenal batas-batas negara.
Komunitas internasional dituntut mengambil tindakan nyata untuk menghentikan tindakan sepihak di wilayah suci tersebut. Ketidaktegasan lembaga global hanya akan memberi ruang bagi pengambilalihan paksa aset keagamaan.
Hukum internasional secara sah mengakui kedaulatan warga Palestina atas tanah kelahiran serta sejarah panjang Yerusalem. Sementara itu, Wangsa Hasyimiyah Yordania memegang amanat historis sebagai pelindung resmi tempat suci Islam dan Kristen di sana.
Tanggung jawab menjaga kesucian kota itu merupakan kewajiban bersama seluruh masyarakat dunia dan umat beragama. Upaya sistematis pemusnahan identitas sejarah Yerusalem terus terjadi melalui berbagai aksi pendudukan.
Otoritas pendudukan terus memperketat pengawasan wilayah dengan membangun pemukiman ilegal secara meluas. Strategi penguasaan tanah ini bertujuan memutus hubungan geografis Yerusalem Timur dari wilayah Palestina lainnya.
Baca Juga: Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang
Pemerintah penduduk juga membatasi ruang gerak jamaah yang hendak beribadah di Masjid Al Aqsa maupun gereja-gereja bersejarah. Tekanan ekonomi dan penyitaan aset finansial terus menyasar lembaga-lembaga keagamaan Kristen setempat.
Akar perlawanan di tanah Palestina murni bersumber dari perampasan kemerdekaan serta penjajahan fisik yang berlangsung puluhan tahun. Konflik ini sejak awal merupakan pertempuran merebut kembali kedaulatan wilayah yang dirampas secara paksa.
Upaya mengubah narasi menjadi perselisihan antaragama merupakan taktik untuk mengalihkan perhatian dunia dari fakta penjajahan. Hak dasar warga lokal atas kemerdekaan penuh tetap menjadi syarat utama terciptanya perdamaian abadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?
-
5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot
-
Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel
-
Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar
-
Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September
-
Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid
-
4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy
-
Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan