Suara.com - Organisasi bandit Abu Sayyaf di Filipina, memenggal dua kepala pelaut Vietnam yang sudah mereka culik sejak delapan bulan silam, Rabu (5/7/2017).
Juru Bicara militer Filipina Kapten Jo-Ann Petinglay mengatakan, prajurit menemukan tubuh kedua pelaut korban penculikan tersebut tergeletak tanpa kepala di Pulau Basilan,yang menjadi benteng pertahanan Abu Sayyaf.
"Kedua pelaut Vietnam itu dipenggal karena Abu Sayyaf tahu tak bakal mendapatkan uang tebusan untuk keduanya," kata Petinglay, seperti dilansir Agence France-Presse.
Kelompok Abu Sayyaf sejak lama dikenal sebagai organisasi yang suka menculik warga asing maupun Filipina untuk ditukar dengan uang tebusan.
Aksi penculikan tersebut dilakukan sejak mereka tak lagi mendapat asupan dana dari Al Qaeda. Pemberian uang itu dihentikan Al Qaeda setelah pemimpin mereka, Osama bin Laden, tewas tahun 2011.
Kekinian, salah satu faksi terbesar Abu Sayyaf bergabung dengan gerombolan teroris Maute yang berperang di Kota Marawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri