Suara.com - Lama tak terdengar setelah banyak kasus plagiatnya terungkap, Asa Firda Inayah atau lebih beken dengan nama akun Facebook miliknya, Afi Nihaya Faradisa, kembali menghebohkan warganet penghuni media-media sosial di Indonesia.
Secara mengejutkan, Afi tampil dalam video siaran langsung melalui Facebook, Jumat (7/7/2017). Melalui video itu, Afi “curhat” mengenai aksi perundungan atau “bully” ditujukan kepadanya sejak banyak tulisannya yang viral ketahuan hasil menjiplak.
Dalam video tersebut, Afi yang pernah diundang Presiden Joko Widodo ke istana ini menggunakan bahasa Inggris ketika berbicara. Ia tampak mengkritik orang-orang tega merundung seseorang yang tak dikenal karena suatu hal.
Namun, tidak seperti tulisan atau video viral Afi sebelumnya yang mendapat apresiasi, “curhatan” dirinya kali ini justru menuai kecaman warganet.
Pasalnya, dalam video tersebut, Afi juga tidak segan-segan memakai kata cacian dalam bahasa Inggris. Setidaknya, dalam catatan Suara.com, Afi lebih dari dua kali menyebut diksi-diksi slang berarti umpatan dalam bahasa Inggris.
Kata-kata slang berarti umpatan dalam bahasa Inggris yang tersembur dari mulut Afi itu antara lain adalah, bastXXd, fXXk, asXXhoXe.
“Wah curhatannya, go international. Kasar sekali, kasihan. Ayo dibela, siapa yang dulu pro dia. Jangan dulu dipuji dan sekarang kalian tinggal,” tutur akun Irma S. Kusuma di Facebook.
Sementara pengguna Facebook lainnya, Alia Blues, mencurigai Afi membaca teks saat membuat video tersebut.
Baca Juga: Seorang Gadis Nepal Tewas saat Dikurung di 'Gubuk Menstruasi'
“Hei, kupikir kamu (Afi) membaca teks saat membuat video ini. Sebab, kamu selalu mengulang kalimat-kalimat lebih dari sekali. Kamu juga tampak tak fokus ke depan kamera. Apa kamu mengerti apa yang kamu katakan itu?” tulis Alia Blues memakai bahasa Inggris.
Video tersebut sudah dihapus dari akun pribadi Afi di Facebook. Namun, sebelum dihapus, video tersebut telah direkam dan disebar ke beragam media sosial oleh warganet, termasuk ke laman berbagi video YouTube.
Suara.com sudah mengirimkan video rekaman “curhatan” itu kepada Afi untuk dimintakan konfirmasi kebenarannya. Namun, hingga berita ini diunggah, Afi belum merespons hal tersebut.
Berita Terkait
-
Jutaan Mobil di China Kena Recall Gegara Masalah Handle Pintu
-
Beda Film 'Avengers Endgame: Encore' dan 'Endgame 2019', Apa Saja yang Berubah?
-
Bambang Pamungkas Klaim Persija Sudah Kantongi Izin Jamu Persib di SUGBK
-
Satwa Endemik Kalimantan Terancam Punah Akibat Karhutla Berulang
-
Jeritan Ibu Pecah di Tengah Kebakaran, 14 Bayi di ICU Rumah Sakit Pakistan Tewas
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
Terkini
-
Desakan Hukum Mati Koruptor, Ini Dia Koruptor Pertama Divonis Mati di Indonesia
-
Demo 27 Agustus: Dua Pos Polisi di Slipi Dibakar, Separator Transjakarta Rusak Berantakan
-
5 Kelebihan Rice Cooker dengan Panci Keramik Dibanding yang Lain
-
Bos BGN Mau Hapus MBG dari Sekolah Swasta, Taruna Nusantara, hingga Kemala Bhayangkari
-
Karakter dan Prediksi Shio Ular: Si Cerdas dan Bijak yang Punya Hoki Finansial
-
Helikopter Marine One Donald Trump Nyaris Kecelakaan Dempet Pesawat Komersial
-
Polisi Pakai Istilah 'Preventive Strike' untuk Amankan Massa Aksi 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
5 Smart TV 43 Inch Termurah, Layar Lega Gambar Jernih
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus