Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengatakan KPK sedang fokus untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Setya Novanto. Hal itu terlihat dari langkah penyidik yang sudah memanggil sejumlah saksi untuk memulai proses pemberkasan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik tersebut.
"Kalau SN sekarang ini penyidik sedang konsentrasi, kalau dilihat sekarang sudah dipanggil beberapa saksi untuk dirampungkan berkasnya," kata Basari di Hotel Gran Melia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2017).
Kata Basaria, setelah melakukan pemberkasan, langkah selanjutnya adalah melimpahkan berkas ke tahap selanjutnya. Namun, untuk memudahkan pendalaman kasus yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun tersebut, KPK belum memutuskan untuk menahan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
"Sekarang ini baru mulai pemberkasan, kalau nanti diperlukan penahanan atau tidak tergantung penyidik. Biasanya kalau sudah dekat (sidang) pasti ditahan," kata Basaria.
Terkait kasus Ketua DPR tersebut, KPK sudah memeriksa beberapa orang saksi. Pada hari Selasa (25/7/2017) lalu, KPK memeriksa mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Yosef Sumartono.
Dalam pemeriksaan tersebut, Yosef ditanya berkaitan dengan rentetan peristiwa, baik itu soal pertemuan yang membahas soal penganggaran mapun perencanaan e-KTP.
Sementara pada Rabu (26/7/2017) kemarin, KPK memanggil dua orang saksi untuk kasus Novanto. Mereka adalah dua orang karyawan swasta yakni Made Oka Masagung dan Muda Ikhsan Harahap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba